February 25, 2026

BGP (Border Gateway Protocol) adalah protokol dynamic routing

BGP (Border Gateway Protocol) adalah protokol dynamic routing yang dipakai untuk routing antar Autonomous System (AS)—paling umum di ISP/Internet dan jaringan besar multi-site. BGP memilih jalur berdasarkan policy/atribut (bukan sekadar “jalur terpendek”).

Jenis BGP

  • eBGP (external BGP): antar AS yang berbeda (mis. AS 65001 ↔ AS 65002)
  • iBGP (internal BGP): di dalam AS yang sama (untuk sebar rute BGP di jaringan internal)

Kapan BGP dipakai?

  • Punya lebih dari 1 koneksi ISP (multi-homing)
  • Perlu kontrol jalur (policy routing) dan iklan prefix tertentu
  • Jaringan skala besar/enterprise/ISP

Contoh konfigurasi dasar eBGP (2 router)

Misal:

  • R1 (AS 65001) ke R2 (AS 65002) lewat link 10.0.0.0/30
  • R1 mengiklankan LAN 192.168.1.0/24
  • R2 mengiklankan LAN 192.168.2.0/24

R1

conf t
router bgp 65001
 neighbor 10.0.0.2 remote-as 65002
 network 192.168.1.0 mask 255.255.255.0
end

R2

conf t
router bgp 65002
 neighbor 10.0.0.1 remote-as 65001
 network 192.168.2.0 mask 255.255.255.0
end

Catatan penting: perintah network akan aktif kalau prefix itu ada di routing table (connected/static/dari routing lain). Kalau belum ada, BGP tidak akan mengiklankannya.

Cek status BGP

  • Lihat tetangga/peering:
show ip bgp summary

Status normal biasanya Established.

  • Lihat tabel BGP:
show ip bgp
  • Lihat rute yang masuk:
show ip route bgp

Masalah paling sering (peering tidak “Established”)

  • IP neighbor salah / tidak saling reach (cek ping)
  • remote-as salah
  • ACL/firewall blok TCP port 179
  • Interface/link down

Kalau kamu jelaskan topologi kamu (berapa router/AS, IP link antar router, prefix LAN yang mau diiklankan), aku bisa bikinkan konfigurasi BGP yang lengkap + contoh policy sederhana (mis. prefer jalur tertentu, filter prefix).

Related Articles