BGP (Border Gateway Protocol) adalah protokol dynamic routing yang dipakai untuk routing antar Autonomous System (AS)—paling umum di ISP/Internet dan jaringan besar multi-site. BGP memilih jalur berdasarkan policy/atribut (bukan sekadar “jalur terpendek”).
Jenis BGP
- eBGP (external BGP): antar AS yang berbeda (mis. AS 65001 ↔ AS 65002)
- iBGP (internal BGP): di dalam AS yang sama (untuk sebar rute BGP di jaringan internal)
Kapan BGP dipakai?
- Punya lebih dari 1 koneksi ISP (multi-homing)
- Perlu kontrol jalur (policy routing) dan iklan prefix tertentu
- Jaringan skala besar/enterprise/ISP
Contoh konfigurasi dasar eBGP (2 router)
Misal:
- R1 (AS 65001) ke R2 (AS 65002) lewat link
10.0.0.0/30 - R1 mengiklankan LAN
192.168.1.0/24 - R2 mengiklankan LAN
192.168.2.0/24
R1
conf t
router bgp 65001
neighbor 10.0.0.2 remote-as 65002
network 192.168.1.0 mask 255.255.255.0
end
R2
conf t
router bgp 65002
neighbor 10.0.0.1 remote-as 65001
network 192.168.2.0 mask 255.255.255.0
end
Catatan penting: perintah
networkakan aktif kalau prefix itu ada di routing table (connected/static/dari routing lain). Kalau belum ada, BGP tidak akan mengiklankannya.
Cek status BGP
- Lihat tetangga/peering:
show ip bgp summary
Status normal biasanya Established.
- Lihat tabel BGP:
show ip bgp
- Lihat rute yang masuk:
show ip route bgp
Masalah paling sering (peering tidak “Established”)
- IP neighbor salah / tidak saling reach (cek
ping) remote-assalah- ACL/firewall blok TCP port 179
- Interface/link down
Kalau kamu jelaskan topologi kamu (berapa router/AS, IP link antar router, prefix LAN yang mau diiklankan), aku bisa bikinkan konfigurasi BGP yang lengkap + contoh policy sederhana (mis. prefer jalur tertentu, filter prefix).
