Pembayaran biaya ujian EPS-TOPIK merupakan langkah krusial dalam pendaftaran kerja ke Korea Selatan. Tanpa pembayaran yang sah, akun SISKOP2MI Anda tidak akan terverifikasi, dan Anda tidak bisa mencetak kartu ujian. Penting untuk diingat bahwa pembayaran ini bersifat personal menggunakan kode bayar khusus yang didapatkan setelah Anda melakukan registrasi online.
Saat ini, BP2MI bekerja sama dengan bank pemerintah (BNI dan BRI) untuk memastikan seluruh transaksi tercatat secara otomatis dalam sistem. Berikut adalah panduan mendalam agar proses pembayaran Anda lancar dan tidak terjadi kesalahan data.
Mengapa Pembayaran Harus Melalui Bank Resmi?
Sistem pembayaran G to G Korea sudah terintegrasi secara digital guna menghindari praktik percaloan. Keuntungan membayar melalui jalur resmi adalah:
-
Verifikasi Otomatis: Status pendaftaran Anda akan langsung berubah menjadi “Sudah Bayar” di akun SISKOP2MI dalam waktu singkat.
-
Keamanan Dana: Dana langsung masuk ke kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
-
Bukti Sah: Resi bank adalah bukti hukum yang sah jika terjadi kendala pada saat verifikasi dokumen fisik.
Komponen Biaya Ujian EPS-TOPIK
Biaya ujian ditetapkan oleh HRD Korea dalam mata uang Dollar Amerika ($28 USD) yang dikonversikan ke Rupiah. Untuk tahun 2026, biayanya berkisar antara Rp450.000 hingga Rp500.000 (tergantung kurs saat pengumuman pendaftaran dibuka). Pastikan Anda membayar nominal yang sama persis hingga angka terakhir yang tertera pada kode bayar.
Panduan Teknis Pembayaran melalui Bank BNI
BNI merupakan mitra utama BP2MI dalam urusan remitansi dan pembayaran PMI.
1. Melalui Teller Bank BNI
-
Datang ke kantor cabang BNI terdekat.
-
Isi slip setoran atau sampaikan ke petugas bahwa Anda ingin melakukan “Pembayaran Ujian EPS-TOPIK BP2MI”.
-
Tunjukkan Kode Bayar (biasanya berupa nomor virtual account atau nomor registrasi) yang Anda dapatkan dari portal SISKOP2MI.
-
Bayar sesuai nominal dan simpan bukti setor asli.
2. Melalui ATM BNI
-
Masukkan kartu ATM dan PIN.
-
Pilih menu Menu Lain > Pembayaran > Pajak/Penerimaan Negara > PNBP.
-
Masukkan kode bayar Anda.
-
Periksa kembali nama yang muncul pada layar. Jika sudah benar, tekan Ya/Bayar.
3. Melalui BNI Mobile Banking
-
Buka aplikasi BNI Mobile.
-
Pilih menu Pembayaran > MPN G3 (Penerimaan Negara).
-
Masukkan nomor tagihan/kode bayar.
-
Konfirmasi data dan masukkan password transaksi.
Panduan Teknis Pembayaran melalui Bank BRI
Bagi Anda yang tinggal di daerah yang lebih dekat dengan akses BRI, berikut langkahnya:
1. Melalui Teller BRI
-
Ambil slip setoran dan tuliskan nomor Virtual Account (BRIVA) yang Anda dapatkan dari portal pendaftaran.
-
Berikan uang tunai sesuai nominal tagihan kepada teller.
-
Pastikan teller mencetak validasi yang mencantumkan nama Anda.
2. Melalui Mobile Banking (BRIMO)
-
Buka aplikasi BRIMO.
-
Pilih menu BRIVA.
-
Masukkan nomor Virtual Account pendaftaran Anda.
-
Nominal tagihan akan muncul secara otomatis. Periksa nama peserta, jika sudah benar masukkan PIN transaksi.
Tips Menghindari Kegagalan Pembayaran
-
Perhatikan Batas Waktu: Kode bayar biasanya memiliki masa berlaku (misal: 1×24 jam). Jika lewat batas waktu, Anda harus melakukan generate ulang kode bayar di portal SISKOP2MI.
-
Hindari Transfer Antar Bank: Sangat disarankan untuk membayar melalui bank yang sama (BNI ke BNI, atau BRI ke BRI). Transfer antar bank sering kali mengalami penundaan verifikasi sistem.
-
Simpan Struk Fisik: Jangan hanya mengandalkan screenshot aplikasi. Struk fisik dari ATM atau Teller sangat penting dibawa saat tahap verifikasi dokumen di kantor BP2MI daerah.
-
Pastikan Jaringan Stabil: Jika membayar lewat mobile banking, pastikan sinyal kuat agar transaksi tidak menggantung (pending).
FAQ (Pertanyaan Umum)
1. Apakah boleh menitip pembayaran lewat LPK? Sangat tidak disarankan. Anda harus membayar sendiri menggunakan kode bayar Anda untuk memastikan dana tersebut masuk atas nama Anda sendiri di sistem BP2MI.
2. Nama yang muncul di layar ATM sedikit berbeda, bagaimana? Jika hanya singkatan (misal: Muhammad jadi Muh), biasanya tidak masalah selama nomor kodenya benar. Namun jika nama orang lain, jangan dilanjutkan dan hubungi helpdesk BP2MI.
3. Saya sudah bayar tapi status di SISKOP2MI belum berubah? Biasanya butuh waktu 15–60 menit untuk sinkronisasi. Jika lebih dari 24 jam belum berubah, segera kirim email pengaduan ke BP2MI dengan melampirkan bukti bayar.
4. Apakah uang ujian bisa kembali jika saya tidak jadi ikut tes? Tidak bisa. Sesuai aturan HRD Korea, biaya ujian yang sudah dibayarkan tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apa pun.
5. Apakah bisa membayar lewat minimarket (Indomaret/Alfamart)? Untuk saat ini, pembayaran resmi utama masih melalui kanal perbankan (Teller, ATM, Mobile Banking) guna menjamin integrasi data PNBP.
Kesimpulan
Proses pembayaran biaya ujian EPS-TOPIK adalah bukti komitmen awal Anda untuk berjuang ke Korea Selatan. Dengan mengikuti prosedur resmi melalui Bank BNI atau BRI, Anda memastikan langkah administrasi Anda aman dan tercatat secara legal. Selalu teliti dalam memasukkan kode bayar dan simpan bukti transaksi sebagai “senjata” Anda di tahap verifikasi selanjutnya.












